Jumat, 31 Desember 2010

Uppzzzz saya sedang galau,,,

aku sedih,,
tapi kalo disuruh cerita kenapa mungkin bakal berbelit-belit
maafkan aku bila nantinya tulisan ini akan terasa hambar karena saya secara emosional menulis nya.

Nggak tau juga niiyy.. akhir - akhir ini aku suka lebay. Aku suka terlalu berperasaan. Temen ngelakuin salah dikit aku bisa aja jadi suntuuukk. Yaaaah pokoknya jadi moody gituuu lah.

Ini yaa yang namanya jenuh? Apa iya, aku udah jenuuh sekarang. Jenuh dengan segala aktifitas. Jenuh menjalani hal yang bukan menjadi kesukaan ku. Jenuh karena aku tidak bisa bertindak tegas. Jenuh karena aku tidak bisa menghandle amanah dengan benar. Jenuh karena aku blum bisa mewujudkan mimpiku. Jenuh karena sampai saat ini aku belum menemukan seorang sahabat di bangku kuliah. Jenuh karena mencintai tanpa balasan. Jenuh karena tidak bisa menjadi teman yang baik. *please stop it!!

Okaaayy,, rasanya bakal jadi panjaaaaang banget kalo aku nerusin semua kejenuhan ku. Bila kuteruskan pasti tak lama kemudian aku bakal merasa jadi manusia yang tidak pernah bersyukur.
Bahkan rasanya aku jadi nggak bisa membedakan antara kata jenuh dengan bosan.

Tapi nggak tau kenapa aku lebih suka milih kata jenuh...

Di saat seperti ini, aku pingin cerita banyak ke sahabat-sahabat kuuu. Tapi rasanya saat ini kita sedang dipisahkan oleh ruang dan waktu. Susaaaaah banget rasanya buat curhat. *sory kalo lebay.

Yang pasti saat ini aku lagi ngerasa jenuuuh. Kalo lagi mau UAS gini jenuh bakal bahaya tuuwh. Harus cepet di refresh pokoknya. Aku pingin main niiiy. Tapi kemana ya?? Yaaaah kayaknya musti mbujukin temen-temen buat main niiiy. Taun baruan yuuuuk!! Atau kalo enggak, aku pingin nginep di kost temen, dan star gazing sepuaaasnyaaaa. Pokok nya aku pingin cuma ada aku dan bintang. Aku pingin curhat sepuasnya ama bintang. ;)

Sabtu, 18 Desember 2010

Galau

Beberapa waktu yang lalu.. aku ngerasa galau. Lalu sialnya sahabat" ku lagi pada sibuk dengan dunia mereka sendiri. Terkadang aku pun bertanya dalam hati.. "dimana kalian saat aku butuh??" Egois sekali bukan diri ku ini ternyata.

Okaaayy,, maav yaaaa sahabat.. kalo aku berpikiran seperti itu. Aku tau kalo kalian selalu ada buat aku. Hanya mungkin waktu nya aja yang nggak tepat. Dengan kata lain, aku galau di waktu yang tidak tepat.

Aku paham kalo kalian seperti bintang di langit. Bintang yang kalo di siang hari tidak kelihatan, tapi mereka ada *walaupun sebenarnya matahari adalah bintang. Intinya aku tau kalau kalian selalu ada buat aku.

Bahagia nya aku memiliki kalian..

#curcol ah#
Beberapa hari yang lalu aku pun menceritakan tentang seseorang ke mba sella *kakak angkatan ku.

Tentang seseorang yang belum pernah namanya kuceritakan pada siapapun. Seseorang yang memiliki arti dalam buat aku. Seseorang yang sekarang sudah milik seseorang yang lain. Seseorang yang pernah membuat air mata ku jatuh. Yaaaahh pokoknya tentang seseorang ini secret banget lah intinya. Harus dijaga bagaikan rahasia yang nggak boleh diketahui siapapun. ;)

Hmm, rasanya lega waktu cerita ke mba sel tentang seseorang tersebut. *eh Ralat.. seseorang tersebut dah pernah aku ceritain ke Rifa denk,, ^^v..

Beberapa waktu yang lalu ketika aku tau seseorang tersebut dah sama yang lain.. Rasanya bagaikan aku ama dia dihalangin tembok kaca yang begituuu besar. Aku berada di dekat nya, namun nggak akan bisa menggapainya. Ibarat kata kita berdekatan namun seakan susah tuuukk sama-sama.

Yaaaah, apapun itu.. Mungkin dia yang terbaik di mata ku. Namun mungkin tidak untuk Allah. Karena Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk hambanya.

Aku hanya bisa berharap yang terbaik aja. Berharap yang terbaik untuk ku, kamu, dia dan semua.

Mungkin suatu saat nanti aku akan bilang ke seseorang tersebut.. "aku bahagia ngeliat kamu bahagia, walau bukan sama aku". ;)

Tapi kayaknya lebih baik kalimat nya gini "aku bahagia ngeliat kamu ama yang lain, tapi aku lebih bahagia liat kamu ama aku." :p *sumber kata-kata di status nya temen ku

Kamis, 09 Desember 2010

Cerita acak ;)

yaaaaaahh, , dah lama nggak ngeblog niy. ;)Dah lama juga berarti aku nggak merefresh diri ku. Kok bisa merefresh?? Yaaah soalnya aku tuwh nganggep ngeblog bisa bikin aku dapat kembali berpikir jernih dan melepas segala penat. Hampir sama kayak tiduran di pantai sambil ngeliat sunset gitu deh. ;)

Oya tadi aku duduk di depan sendiri lhoooo waktu kuliah. Dah lama rasanya nggak duduk di depan. Yaaaaah rasanya semangat ku dah tumbuh lagi. :)) Setelah beberapa saat rasanya nggak punya semangat, akhirnya aku bisa menemukan semangat ku lagi. Alhamdulillah,, thaaannkk you so much God.

Hari ini rasanya cukup melelahkan. Yaaaah, hari ini ada 3 agenda utama yang harus aku kerjakan. Yang pertama kuliah, lalu kuliah umum, kemudian yang terakhir conversation class. Walaupun ada juga agenda yang aku lakuin diantara kegiatan itu,, yaitu rapat MO. Huwaaaaaa maaf ya Nis,, aku PJ mading yang tidak bertanggung jawab. Aku lupa deadline mading tuwh Desember. -______-

Oya, di kuliah umum tadi aku dapet pelajaran yang cukup berharga. Kuliah umum yang mengupas tentang geothermal ini, membuat wawasan ku mengenai potensi geothermal di Indonesia bertambah. Waaaah jadi pingin rasanya kerja di sana. Yaaaaaah, semoga saja aku bisa memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Amien. Help me God please,, ;)


Oya kemarin-kemarin aku mbuka-buka buku harian ku yang udah lammaaaa buanget nggak aku isi lagi. Yaaaah, akhir-akhir ini emang aku dah jarang nulis di diary. Alhasil sekarang dah dipenuhi sarang laba-laba tuwh diary. ;) *lebay

Naaaah, mau cerita niiiyy. Kemarin pas mbuka diary aku kaget, ternyata ada satu dari mimpiku yang udah terwujud. Padahal aku hampir lupa pernah nulis hal itu di diary. Dari mbaca diary aku jadi inget bahwa aku pernah memimpikan hal yang sekarang aku udah raih. Jadi maluuu ama diri sendiri rasanya kadang nggak tanggung jawab ama tugas yang di bebankan ke aku. -____- maaf yaaaa buat siapapun di sana.

Dari buku harian tersebut aku jadi inget dulu-dulu aku pernah ngapain. ;) Yaaah walaupun setahunan ini dah jarang nulis di diary, tapi ternyata aku cukup sering nulis di Note Hape tentang apa yang kurasa. Nah dari note di hape itu aku juga jadi tau setahunan ini aku ngapain aja. ;) Maklumlah menjelang akhir tahuun niy, jadi mulai berniat mengumpulkan bahan untuk instropeksi.

Dari beberapa note di hape yang jumlah nya lumayan banyaaaak, aku pun jadi teringat lagi tentang apa yang terjadi kemarin-kemarin.

Aku inget kalo di awal taun 2010 aku ikut ENGLISH CAMP dengan segala kenangan yang indah.. terus sekitar maret aku jadi panitia IEVC, April aku ikut Mechanical Upgrading, Juni aku gabung di kepengurusan KM. Agustus jadi pemandu laskar 32 di PATRIOT, September mulai dunia baru di semester 5, Oktober dengan segala kebosanan yang ada, November dimana awal aku menginjak usia 20 dan sekarang di akhir tahuun dimana aku merasa belum puas dengan apa yang sudah aku lakuin, tapi juga sangat bersyukur atas segala kesempatan dari Allah.


Rasanya bahagiaaaa banget tahun 2010. Karena aku masih jomblo, mungkin aku pingin bilang kalo aku jomblo yang BAHAGIA. Yaaaaah walaupun kadang iri ama temen" yang satu persatu dah jadian. Tapi setelah bertanya dalam hati "aku kapan??" aku pun percaya bahwa Allah sudah mengatur semua nya dengan adil.

Sabtu, 04 Desember 2010

Minder?? No way Guys. ;)

Pernah nggak kamu ngerasa Minder?? Seperti rasanya kamu nggak punya kelebihan apapun yang bisa kamu banggakan. Bahkan mungkin rasanya kamu menomor duakan diri mu sendiri dengan pasrah.

Aku pernah merasakan itu. Aku pernah menjadi orang yang bahkan tidak bisa menemukan kelebihan ku. At that time, I fell Iam really no body. Yang ada hanya aku ngerasa bodoh, jelek, dan tidak punya kelebihan apapun. Bahkan aku pernah menganggap "cinta itu hanya untuk dia yang cantik" . Yaaaaahh rasanya aku benar-benar pasrah bila seseorang yang aku kagumi mengagumi orang lain. Dalam hal ini tentu saja seseorang yang aku kagumi itu adalah cowok. Rasanya aku akan maklum bila seseorang yang aku kagumi akhirnya berpacaran dengan seseorang yang cantik. Walaupun rasanya tentu saja sakit, namun dengan alasan "minder" semua terasa memang sudah seharusnya.

Yaaaahh,, rasanya memang tidak adil bila aku menganggap diriku sebegiu rendah nya. Amini, sahabat ku pernah berkata, "kamu tuwh jangan nganggep dirimu serendah itu." -____- hmm.. rasanya cukup menghibur saat mendengarnya. Namun cukup lama ternyata untuk sadar, bahwa memang tidak seharusnya aku menganggap diri ku serendah itu.

Bukan kah Tuhan itu maha adil?? Bila dia memberi kita kekurangan maka kita akan diberi kelebihan di bidang lain. Lagian emang nggak ada manusia yang sempurna khan? Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan. Kalau kita mematok harga buat sebuah kesempurnaan, itu berarti namanya nggak adil sama diri sendiri. Karena emang di dunia ini nggak ada manusia yang sempurna. Maka di saat kamu berkeinginan untuk menjadi sempurna, yang ada kamu akan capek sendiri. Yaaaah mungkin aja suatu saat nanti kamu akan bertemu orang yang cantik, pinter n punya segala kelebihan lainnya. Tapi yakinlah dia pasti punya kekurangan yang mungkin kita nggak tau. Bahkan mungkin aja dia punya kekurangan yang kita nggak punya.

Jadi akhirnya aku berpikir untuk apa ngerasa jelek, bodoh, dan nggak punya kelebihan. Bukan kah aku sendiri yang pernah berkata "setiap orang itu pinter tapi di bidang nya masing-masing" . Mahasiswa teknik bukan berarti lebih bodoh dari mahasiswa kedokteran khan?? Karena belum tentu mahasiswa kedokteran bisa paham kalo disuruh belajar Termodinamika. ;)

Selain itu untuk apa ngerasa jelek? Bukankah kecantikan itu relatif. Yaaaah mungkin bagi kita cantik itu ya kayak model-model yang wajah nya terpampang di majalah. Tapi bukankah tidak adil rasanya bila kita mengeneralisasikan standart untuk cantik. Karena standart kecantikan tiap daerah itu berbeda, bahkan berbeda pula untuk tiap orang. Seperti kata guru kimia ku "kalau orang yang cantik itu yang berkulit putih, trus gimana menyesalnya orang yang terlahir dengan kulit hitam legam" Selain itu mba Sella juga pernah bilang "semua cewek itu cantik" ;) kayaknya omongan nya mba sella ada lanjutan nya, tapi aku lupa. Kayak gini kalau nggak salah lanjutan nya, "setiap orang itu punya sisi kecantikan nya masing-masing". Ditambah lagi aku juga pernah denger di radio, "sejelek-jelek nya cewek juga pasti ada jodoh nya kok." :9

Selain itu aku juga sering mendengar, "bahwa setiap manusia terlahir dengan bakat nya masing-masing". Maka aku pun seharus nya punya bakat dong. ;) Tapi apa ya? Hmm,, mungkin cepet hafal ama nama orang mungkin. ;) Yaaaaah,, waktu mbagiin sertifikat ke adek-adek di kelompok ospek ku, mereka pada kaget soalnya aku masih hafal nama mereka. Padahal mereka khan buaaaanyaaak banget jumlahnya. Hmm,, mungkin lebay siih kalo dibilang buaaaanyaaak banget. Tapi emang lumayan banyak kok, kalo nggak salah jumlah tepatnya 47 anak. ;)

Jadi untuk apa minder?? Karena dunia ini sudah cukup adil buat setiap makhluk di dalam nya. Bahkan ada banyak sekali hal yang harus kita syukuri. Mungkin saat minder sedang melanda kita adalah manusia yang tidak tau bagaimana rasanya bersyukur. Maka bersyukurlah akan setiap nikmat yang Tuhan berikan. Bukahkah seharus nya kita berterima kasih terlahir sebagai manusia. Manusia normal yang tentu saja tidak luput dari kelebihan dan kekurangan.